Sistem informasi dan basis data
Pengertian Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan
aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan
manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering
digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan
teknologi. (Wikipedia)
Pengertian Sistem Informasi Menurut Para Ahli
Pada umumnya sistem informasi merupakan sebuah sistem yang
ada pada sebuah organisasi dimana didalamnya terdapat kombinasi yang terdiri
dari kumpulan orang, fasilitas, teknologi bahkan cara kerja atau metode
sehingga menciptakan alur sebuah komunikasi serta pemprosesan beragam tipe
kejadian internal maupun eksternal yang dapat dijadikan sebagai sebuah dasar
dalam penentuan keputusan berdasarkan informasi yang terdapat pada sistem
tersebut.
Sebuah sistem tidak dapat berjalan tanpa adanya support atau
dukungan operasi dan managemen yag meliputi kombinasi teknologi informasi dan
beragam aktivitas manusia yang berperan sebagai pengguna teknologi itu sendiri.
Berikut beragam pengertian sistem informasi menurut beberapa ahli :
1.Menurut Gordon B. Davis (1991: 91)
Sistem informasi adalah suatu sistem yang menerima input atau
masukan data dan instruksi, mengolah data sesuai dengan instruksi dan
mengeluarkan hasilnya.
2.Menurut John F. Nash (1995: 8)
Sistem informasi adalah Sistem Informasi adalah kombinasi
dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian
yang ditujukan untuk mengatur jaringan komunikasi yang penting, proses
transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai intern dan ekstern
dan menyediakan dasar untuk pengambilan keputusan yang tepat.
3.Menurut Kertahadi (2007)
Sistem informasi adalah alat untuk menyajikan informasi
sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi penerimanya. Tujuannya adalah untuk
memberikan informasi dalam perencanaan, memulai, pengorganisasian, operasional
sebuah perusahaan yang melayani sinergi organisasi dalam proses mengendalikan
pengambilan keputusan.
4.Menurut Rommey (1997: 16)
Sistem informasi yang diselenggarakan cara untuk
mengumpulkan, memasukkan, mengolah, dan menyimpan data dan terorganisir cara
untuk menyimpan, mengelola, mengendalikan dan melaporkan informasi dengan cara
yang suatu organisasi dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
5.Menurut Mc leod
Sistem Informasi merupakan sistem yang mempunyai kemampuan
untuk mengumpulkan informasi dari semua sumber dan menggunakan berbagai media
untuk menampilkan informasi
6.Menurut Tata Sutabri, S.Kom., MM, 2005:36
Sistem informasi merupakan suatu sistem di dalam suatu
organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang
mendukung fungsi organisasi yang bersifat manajerial dalam kegiatan strategi
dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan
laporan – laporan yang diperlukan.
7.Menurut Erwan Arbie, 2000, 35
Sistem informasi adalahsistem di dalam suatu organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, membantu dan mendukung
kegiatan operasi, bersifat manajerial dari suatu organisasi dan membantu
mempermudah penyediaan laporan yang diperlukan.
8.Menurut Tafri D. Muhyuzir, 2001, 8
Sistem informasi adalah data yang dikumpulkan, dikelompokkan
dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi suatu informasi yang berharga bagi
yang menerimanya.
9.Menurut O’Brien 2005, 5
sistem informasi adalah
suatu kombinasi terartur apapun dari people (orang),
hardware (perangkat keras), software (piranti lunak), computer networks and
data communications (jaringan komunikasi), dan database (basis data) yang
mengumpulkan, mengubah dan menyebarkan informasi di dalam suatu bentuk
organisasi.
10.Menurut Leitch Rosses (dalam Jugiyanto, 2005 : 11)
sistem informasi adalah suatu sistem didalam organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengelolah transaksi harian, mendukung operasi,
bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan
pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
11.Menurut Lani Sidharta (1995: 11),
“Sebuah sistem informasi adalah sistem buatan manusia yang
berisi himpunan terintegrasi dari komponen – komponen manual dan komponen –
komponen terkomputerisasi yang bertujuan untuk mengumpulkan data, memproses
data, dan menghasilkan informasi untuk pemakai”
12.Menurut Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis dalam buku
Jogiyanto HM., (1999: 11),
“Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu
organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung
operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan
menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.”
13. Menuruut Hanif Al Fatta, 2009:9
Sistem informasi merupakan suatu perkumpulan data yang
terorganisasi beserta tatacara penggunaanya yang mencangkup lebih jauh dari
pada sekedar penyajian.Istilah tersebut menyir atkan suatu maksud yang ingin
dicapai dengan jalan memilih dan mengatur data serta menyusun tatacara
penggunaanya.
Keberhasilan suatu sistem informasi yang diukur berdasarkan
maksud pembuatanya tergantung pada tiga faktor utama, yaitu : keserasian dan
mutu data, pengorganisasian data, dan tatacara penggunaanya.untuk memenuhi
permintaan penggunaan tertentu, maka struktur dan cara kerja sistem informasi
berbeda-beda ber gantung pada macam keperluan atau macam permintaan yang harus
dipenuhi. Suatu persamaan yang menonjol ialah suatu sistem informasi
menggabungkan berbagai ragam data yang dikumpulkan dari berbagai sumber.
Untuk dapat menggabungkan data yang berasal dari berbagai
sumber suatu sistem alih rupa (transformation) data sehingga jadi tergabungkan
(compatible). Berapa pun ukurannya dan apapun ruang lingkupnya suatu sistem
informasi perlu memiliki ketergabungan (compatibility) data yang disimpannya.
14. Menurut Sutabri (2005:42)
“sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu
organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang
mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan
strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar
tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan”
Sistem Informasi pada umumnya dapat terbentuk dengan beberapa
kegiatan operasi tetap berikur ini :
Pengumpulan data
Pengelompokan data
Penghitungan data
Analisa topik masalah
Penyajian laporan
Sedangkan sasaran dari suatu sistem informasi yakni :
Dengan adannya sistem informasi maka penyelesaian tugas atau
pekerjaan akan semakin meningkat
Proses pengerjaan tugas atau pekerjaan akan mempunyai nilai
efektivitas yang tinggi secara keseluruhan User dituntut untuk lebih produktif supaya memperoleh output
yang berkualitas
Sistem yang dibuat harus bersifat “easy to use” atau mudah
penggunaannya Out yang berkualitas akan mendatangkan pendapatan atau
keuntungan yang lebih besar daripada biaya pembuatan dan maintenance
(perawatan) sistem itu sendiri Efektifitas ekonomi dapat meningkat.Secara garis besar, sistem informasi bisa diartikan sebagai
sistem yang saling terintegrasi satu sama lain secara penuh atau optimal
sehingga pengolahan, penyimpanan, pengelolaan, pemprosesan dan penyajian
informasi suatu perusahaan atau organisasi dapat tersaji dalam berbagai jenis
informasi yang akurat sehingga nantinya dapat dijadikan sebagai acuan penentu
keputusan guna berhasil mencapai tujuan yang telah disepakati bersama.
*Pendapat saya system informasi di Indonesia harusnya bisa
lebih merata dan berkembang agar bangsa kita bisa lebih maju karna dengan
system informasi yang baik akan membuat segala sesuatu menjadi lebih baik pula
Basis data
Pangkalan data atau basis data (bahasa Inggris: database)
adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik
sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh
informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk
mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis
data (database management system, DBMS). (Wikipedia)
Gordon C. Everest
Everest menyatakan bahwa Database atau basis data merupakan sebuah koleksi atau kumpulan dari data yang bersifat mekanis, terbagi, terdefinisi secara formal serta terkontrol. Pengontrolan dari sistem database tersebut adalah terpusat, yang biasanya dimiliki dan juga dipegang oleh suatu organisasi.
Everest menyatakan bahwa Database atau basis data merupakan sebuah koleksi atau kumpulan dari data yang bersifat mekanis, terbagi, terdefinisi secara formal serta terkontrol. Pengontrolan dari sistem database tersebut adalah terpusat, yang biasanya dimiliki dan juga dipegang oleh suatu organisasi.
C.J. Date
Date mengatakan bahwa yang dimaksud dengan Database adalah
suatu koleksi “data operasional” yang sengaja disimpan dan juga dipakai oleh
suatu sistem aplikasi dari suatu organisasi. Lebih lanjut, Date menyebutkan
bahwa data yang tersimpan di dalam database memiliki tiga jenis data, yaitu
Data Input, output dan juga operasional.
Toni Fabbri
Fabbri, mengatakan bahwa Database merupakan suatu sistem
dimana banyak terdapat file – file dan juga data yang terintegrasi dimana file
serta data tersebut memiliki sebuah primary key untuk melakukan proses
pengulangan data.
S. Attre
Pendapat lain mengenai pengertian database diungkapkan oleh
Attre. Attre mengatakan bahwa Database adalah sebuah koleksi dari data-data
yang saling berinteraksi satu sama lain yang ada di dalam suatu organisasi
atau enterprise yang digunakan untuk
berbagai macam kebutuhan.
Chou
Chou memberikan definisi lainnya mengenai database. Chou
mengatakan bahwa database merupakan sebuah kumpulan informasi yang bermanfaat
yang diorganisasikan ke dalam tatacara yang khusus, sehingga dapat digunkaan
untuk berbagai keperluan dari sebuah organisasi.
Fabbri dan Schwab
Fabbri & Schwab mengatakan bahwa database adalah sebuah
system pemberkasan terpadu yang dirancang untuk dapat meminimalkan pengulangan
data.
Dari beberapa pendapat mengenai pengertian database atau
basis data yang sudah dikemukakan oleh beberapa tokoh diatas ini, maka dapat
disimpulkan, bahwa database atau basis data merupakan suatu kumpulan data yang
dapat berupa berbagai macam file yang tersimpan di dalam storage khusus yang
digunakan untuk kepentingan suatu organisasi dan dapat diakses ataupun
digunakan oleh siapapun yang berhak dan juga membutuhkannya.
Banyak manfaat yang dapat kita peroleh dengan menggunakan
basis data. Berikut ini alasan mengapa kita menggunakan sistem basis data:
1.Kecepatan dan kemudahan (speed)
Dengan menggunakan basis data pengambilan informasi dapat
dilakukan dengan cepat dan mudah. Basis data memiliki kemampuan dalam
mengelompokan, mengurutkan bahkan perhitungan dengan metematika. Dengan
perancangan yang benar, maka penyajian informasi akan dapat dilakukan dengan
cepat dan mudah.
2.Kebersamaan pemakai
Sebuah basis data dapat digunakan oleh banyak user san banyak
aplikasi. Untuk data-data yang diperlukan oleh banyak orang/bagian. Tidak perlu
dilakukan pencatatan dimasing-masing bagian, tetapi cukup dengan satu basis
data untuk dipakai bersama. Misalnya data mahasiswa dalam suatu perguruan
tinggi, dibutuhkan oleh banyak bagian, diantaranya: bagian akademik, bagian
keuangan, bagian kemahasiswaan, dan perpustakaan. Tidak harus semua bagian ini
memiliki catatan dan semua bagian bisa mengakses data tersebut sesuai dengan
keperluannya.
3.Pemusatan control data
karena cukup dengan satu basis data unutk banyak keperluan,
pengontrolan terhadap data juga cukup dilakuan di satu tempat saja. Jika ada
perubahan data alamat mahasiswa misalnya, maka tidak perlu kita meng-update
semua data dimasing-masing bagian tetapi cukup hanya disatu basis data.
4.Efesiensi ruang penyimpanan (space)
Dengan pemakain bersama, kita tidak perlu menyediakan tempat
penyimpanan diberbagai tempat, tetapi cukup satu saja sehingga ini akan
menghemat ruang penyimpanan data yang dimilikioleh sebuah organisasi. Dengan
teknik perancangan basis data yang benar, kita akan menyederhanakan penyimpanan
sehingga tidak semua data harus disimpan.
5.Keakuratan (Accuracy)
Penerapan secara ketat aturan tipe data, domain data,
keunikan data, hubungan antara data, dan lain-lain, dapat menekan keakuratan
dalam pemasukan/penyimpanan data.
6.Ketersediaan (availability)
Dengan basis data kita dapat mem-backup data, memilah-milah
data mana yang masih diperlukan dan data mana yang perlu kita simpan ke tempat
lain. Hal ini mengingat pertumbuhan transaksi suatu organisasi dari waktu ke
waktu membutuhkan media penyimpanan yang semakin besar.
7.Keamanan (Security)
Kebanyakan DBMS dilengkapi dengan fasilitas manajemen
pengguna diberikan hak akses yang berbeda-beda sesuai dengan pengguna dan
posisinya. Basis data bisa diberikan passwordnya untuk membatasi orang yang
mengaksesnya.
8.Kemudahan dalam pembuatan program aplikasi baru
Pengguna basis data merupakan bagian dari perkembangan
teknologi. Dengan adanya basis data pembuatan aplikasi bisa memanfaatkan
kemampuan dari DBMS, sehingga pembuatan aplikasi tidak perlu mengurusi
penyimpanan data, tetapi cukup mengatur interface untuk pengguna.
9.Pemakain secara langsung
Basis data memiliki fasilitas untuk melihat datanya secara
langsung dengan tool yang disediakan oleh DBMS. Untuk melihat data, langsung ke
table ataupun menggunakan query. Biasanya yang menggunakan fasilitas ini adalah
user yang sudah ahli, atau database administrator.
10.Kebebasan data (Data Independence)
Jika sebuah program telah selesai dibuat, dan ternyata ada
perubahan isi/struktur data. Maka dengan basis data, perubahan ini hanya perlu
dilakukan pada level DBMS tanpa harus membongkar kembali program aplikasinya.
11.User view
Basis data penyediaan pandangan yang berbeda-beda untuk
tiap-tiap pengguna. Misalnya kita memiliki data-data dari perusahaan yang
bergerak dibidang retail. Data yang ada berupa data barang, penjualan, dan
pembelian. Ada beberapa jenis pengguna yang memerlukan informasi terkait dengan
data perusahaan tresebut. Mereka adalah pelanggan, kasir, bagian gudang, bagian
akutansi dan manajer. Tidak semua data boleh diakses oleh semua pengguna.
Misalnya kasir dia hanya boleh berhak melihat informasi nama barang dan harga
jualnya. Sementara itu dia berhak untuk memasukan data penjualan . berbeda
dengan pelanggan yang hanya melihat data keberadaan barang dan harga jual
tetapi tidak berhak memasukan atau merubah data. Sementara itu bagian akutansi
berhak melihat keuntungan dari tiap-tiap barang untuk menganalisa data
akutansinya.Basis data mampu memberikan layanan organisasi seperti ini.
Apa Keuntungan Menggunakan Sistem Basis Data?
Keuntungan mengganakan sistem basis data antara lain:
- Terkontrolnya kerangkapan data
Dalam basis data hanya mencantumkan satu kali saja field yang
sama yang dapat dipakai oleh semua aplikasi yang memerlukannya.
- Terpeliharanya keselarasan (ke-konsistenan) data
Apabila ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka
secara otomatis perubahan itu berlaku untuk keseluruhan
- Data dapat dipakai secara bersama (shared)
Data dapat dipakai secara bersama-sama oleh beberapa program
aplikasi (secara batch maupun on-line) pada saat bersamaan.
- Dapat diterapkan standarisasi
Dengan adanya pengontrolan yang terpusat maka DBA dapat
menerapkan standarisasi data yang disimpan sehingga memudahkan pemakaian,
pengiriman maupun pertukaran data.
- Keamanan data terjamin
DBA dapat memberikan batasan-batasan pengaksesan data,
misalnya dengan memberikan password dan pemberian hak akses bagi user (misal :
modify, delete, insert, retrieve)
- Terpeliharanya integritas data
Jika kerangkapan data dikontrol dan ke konsistenan data dapat
dijaga maka data menjadi akurat
- Terpeliharanya keseimbangan (keselarasan) antara kebutuhan
data yang berbeda dalam setiap aplikasi
Struktur basis data diatur sedemikian rupa sehingga dapat
melayani pengaksesan data dengan cepat
- Data independence (kemandirian data)
Dapat digunakan untuk bermacam-macam program aplikasi tanpa
harus merubah format data yang sudah ada
*pendapat basis data di indonesia seharusnya dapat lebih
dikembangkan karna basis data sendiri memiliki banyak manfaat yang dapat
membantu Negara kita
untuk membantu menambah pengetahuan teman teman ini ada beberapa video yang dapat membantu menambah pengetahuan teman teman enjoy :)
untuk membantu menambah pengetahuan teman teman ini ada beberapa video yang dapat membantu menambah pengetahuan teman teman enjoy :)
Daftar pustaka
Sistem
informasi
Gordon B. Davis (1991: 91). John F.
Nash (1995: 8), Kertahadi (2007).
Rommey (1997: 16),Mc leod,Tata
Sutabri, S.Kom., MM, 2005:36.
Erwan Arbie, 2000, 35,Tafri D.
Muhyuzir, 2001, 8.
O’Brien 2005, 5,Leitch Rosses (dalam
Jugiyanto, 2005 : 11).
Lani Sidharta (1995: 11), Robert A.
Leitch dan K. Roscoe Davis dalam buku Jogiyanto HM., (1999: 11), Hanif Al
Fatta, 2009:9,Menurut Sutabri (2005:42)
Wikipedia.com
youtube.com
youtube.com
Basis data
Gordon C. Everest,C.J. Date.
Toni Fabbri,S. Attre.
Chou,Fabbri dan Schwab.
Wikipedia.com
youtube.com
youtube.com
Komentar
Posting Komentar